oleh

Jalan sehat Harkopnas lintasi kawasan sejarah Makassar

Jalan sehat menutup perhelatan Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 Tahun 2017 di Makassar, Minggu (16/7).

Start di Pantai Losari, peserta melalui rute Jalan Penghibur – Pasar Ikan – Ujung Pandang – Riburane – Balaikota – M H Thamrin – Kajaolalido lalu finish di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani.

Keunikan mewarnai jalan sehat yang diikuti insan koperasi, camat, lurah, RT/RW, dan pimpinan SKPD lingkup Pemerintah kota Makassar.

Ada atraksi Paraga di booth Jalan Balaikota tepat di depan Museum Kota Makassar. Ada juga pertunjukan Paganrang di depan Socitet de Harmoni, Jalan Riburane.

Tak banyak yang menyadari jika rute jalan sehat melewati situs sejarah kota Makassar. Jalan sehat pagi tadi seolah ingin mengajak pesertanya bernapak tilas kejayaan Makassar dari masa lalu yang menjadi spirit membangun masa depan.

Fort Rotterdam, Socitet de Harmoni, Balaikota, Museum Kota Makassar, Geraja Katedral adalah kepingan – kepingan sejarah yang jika dirangkai membetuk kejayaan dan kemahsyuran Makassar dari masa lalu yang menginspirasi generasi saat ini.

“Jalan sehat Harkopnas menyatukan semangat insan koperasi membangun perekonomian bangsa. Dari Makassar kita membangun Indonesia,” optimis Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Pusat HAM Nurdin Halid mengapresiasi kerja sama tim yang ditunjukkan panitia Peringatan Harkopnas ke – 70 di bawah kendali Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

“Terima kasih ketua panitia pak wali, para camat, lurah, RT/RW, pimpinan SKPD serta insan koperasi Indonesia dan negara-negara sahabat yang telah bersama-sama menyukseskan peringatan Harkopnas,” kata Ketua Nurdin.

Peringatan Harkopnas ke – 70 Tahun 2017 berlangsung sejak 12 Juli lalu, dan berakhir hari ini, 16 Juli. Kegiatan ini diikuti insan koperasi dari 34 provinsi di Indonesia dan negara – negara sahabat. (NIA) Sumber :https://makassar.merdeka.com/kabar-makassar/jalan-sehat-harkopnas-lintasi-kawasan-sejarah-makassar-170716q.html

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed