Ini Tujuan Koalisi NGO Mendatangi KPU Sulsel

Makassar (15/2/2018) Gamasifm – Sejumlah aktivis yang bergabung dalam Koalisi NGO Sulsel, mendatangi Kantor Pemilihan umum (KPU) Sulsel, untuk menyampaikan kertas posisi agar pasangan calon yang bertarung di pilkada serentak dapat merumuskan visi, misi dan program kerja sesuai kebutuhan perempuan dan memperhatikan berbagai masalah ketidakadilan gender yang dialami, kamis (15/2).

Sekretaris Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sulsel, Marselina May mengatakan,
selain untuk bersilaturahmi, kehadiran koalisi dari sejumlah NGO untuk menyampaikan usulan agar isu-isu keperempuanan bisa dimasukkan dalam debat kandidat di momentum Pilkada serentak 2018.

“Kami ingin adanya komitmen politik dari kontestan pilkada dan adanya kontrol politik. Nah, selanjutnya kami akan agendakan untuk bertemu dengan para bakal calon yang ikut Pilkada maupun Pilwalkot ini, karena kami berharap dari awal mereka sudah memiliki kesadaran lebih dulu untuk itu,” jelasnya.

Kedatangan mereka diterima langsung oleh dua komisioner KPU Sulsel, Mardiana Rusli dan Misnah Attas.

Mardiana rusli menanggapi, peranan perempuan cukup penting untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilihan umum, “kami mencoba mendorong isu ini menjadi strategi politik, termasuk isu keterwakilan perempuan. Dalam tahapan pemilihan ini tentunya ada debat politik, yang nantinya kuota perempuan dalam debat bisa dipergunakan maksimal,” ujar Mardiana Rusli, Komisioner KPU yang juga pernah aktif di media tersebut.

Sementara itu, Koalisi NGO Sulsel yang bergabung berasal dari : KPI Sulsel, FPMP, SPAK, ICJ Makassar, AIPJ2, Program Mampu-Bakti, HWDI, YASMIB, YKPM, DPW Aisyiyah, LPA Sulsel, Dewi Keadilan dan Individu perempuan Aktivis.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *