Sulsel Patut Bangga Gelar Event ini

Sulsel Patut Bangga Gelar Event ini

20

MAKASSAR (15/4/2018) GAMASIFM – Pameran fashion yang disebut terbesar dan termegah di Sulsel FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW), ternyata terbukti benar. Hingga hari keempat,14 april 2018, total transaksi gelaran spektakuler sudah mencapai Rp 38,4 miliar. Sementara jumlah pengunjung sudah mencapai 45.650 orang.Data ini disampaikan Chairwomen FEMME, Icha AZ Lili.

“Inilah saatnya untuk datang ke gelaran FEMME dan CBFW. Di sini banyak produk baru dan mendapatkan diskon besar besaran dari para exebitor”, jelasnya, minggu (15/4/2018). Acara ini berlangsung sepekan sejak 11 April lalu dan bakal berakhir hari ini.

Pameran yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini terlihat sarat pengunjung. Ini menghadirkan 350 brand, 50 fashion show, 100 model, 25 brand artis dan 30 stan kuliner. Dari data yang adapun menyebut, pameran ini sudah hampir mencapai target penjualan yakni Rp 40 Milyar dengan jumlah pengunjung sebesar 58 ribu orang.

Diramaikan juga oleh brand-brand dari artis kenamaan tanah air, beberapa peserta pameran mengaku puas dengan gelaran yang didukung sejumlah pihak, baik pemerintah maupun swasta ini.

Owner Menor Hijab Boutique, Indry Annantah mengaku senang bisa menjadi bagian dari penyelenggaraan event bertema beauty in diversity tersebut. “awalnya saya cuma mendengar cerita teman saja kalau even FEMME dan CBFW itu sangat ramai dan potensial untuk berpromosi dan jualan produk. Meski baru pertamakali ikut tapi produk kami diserbu pengunjung,” jelasnya yang menyebut produk jilbab jualannya yang paling banyak dicari.

Perancang Didi Budiardjo, yang ditemui kru Radio Gamasi secara khusus, di best braw Fourpoints menyebut, pihaknya cukup senang bisa terlibat langsung di CBFW 2018. “Kami senang bisa meng-explorasi kekayaan kain-kain yang ada di Sulawesi, makanya saya buatkan khusus rancangan Makassar tempo dulu, ” jelas Didi.

Sementara itu, pantauan Radio Gamasi di pintu masuk area Hotel Fourpoints sangat padat. Terlihat antrian kendaraan roda empat yang masuk maupun keluar yang antriannya mengular. Belum lagi area parkir yang selalu penuh kendaraan. (*)

BERBAGI

LEAVE A REPLY