oleh

BI Perkuat Sinergi Kebijakan Reformasi Struktural

GAMASI.COM, BALI – Bank Indonesia (BI) terus memperkuat sinergi kebijakan reformasi struktural guna meningkatkan kinerja perekonomian nasional di 2019. Hal ini disampaikan Yayat Cadarajat, Perwakilan Bank Indonesia, dalam pelatihan Wartawan BI 2019 , di Hotel Stones Kuta Bali,
Jumat (5/7/2019). “Meski prospek ekonomi Indonesia tahun ini diperkirakan tetap baik, masih ada sejumlah tantangan struktural baik dari sisi global maupun domestik yang tetap harus diperhatikan,” jelas Yayat.

Data yang ada menyebutkan, kinerja ekonomi Indonesia tahun lalu dinilai cukup baik dilihat dari inflasi yang terkendali, nilai tukar yang stabil, serta stabilitas ekonomi yang terjaga.

Sementara itu, disisi lain, menanggapi pertanyaan para jurnalis yang hadir terkait dampak dari perang dagang antara Amerika dan China terhadap Indonesia, yaitu aliran modal asing yang kian tertekan lantaran risiko berinvestasi yang meningkat, Deputi Direktur Bank Indonesia Sulsel Johnson Pasaribu yamg turut hadir menyebutkan dengan adanya eskalasi perang dagang itu memang risiko berinvesatsi di negara berkembang termasuk Indonesia jadi meningkat.

Namun, pihaknya meyakini Indonesia masih memiliki peluang yang besar untuk menarik investasi asing di dalam negeri. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed