oleh

Bank Indonesia Gelar Seminar Nasional dan Bedah Buku di IBK Nitro

GAMASI.COM, MAKASSAR – Bank Indonesia Kpw Sulsel bekerjasama dengan Kampus Institut Bisnis & Keuangan Nitro melaksanakan Seminar Nasional dengan Tema Strategi Pengembangan Ekonomi Sulawesi Selatan Melalui Bisnis Digital.

Rosnaini Daga dari IBK Nitro melaporkan, Rabu (6/11/2019) seminar tersebut menghadirkan pemateri Sani Eka Duta (Deputi Direktur Perwakilan BI Sulsel) dan Firmansyah Ibrahim, S.Kom,M.Kom (Startup DarahKita.id). “Hal yang mengemuka dalam materinya disampaikan bahwa pada Oktober 2019, word Efonomic outlook merevisibturun Pertumbuhan Ekonomi global menjadi 3,0% (yoy) dari perkiraan sebelumnya di bulan juli 2019 yang mencapai 3,2% (yoy) dan sebelumnya di bulan april 2019 mencapai 3,7%.”

Sementara itu, laporan Rosnaini, Potensi Fintech Untuk Sektor Riil RP25,97 Trillion (Peningkatan GDP), RP 8.94 Trillion Peningkatan Konsumsi Rumah Tangga, sementara 215,433 Penyerapan Tenaga Kerja. Fintech Llending Berpotensi untuk Membantu Mengurangi Finansial Gap Indonesia dan meningkatkan % jumpah UMKM yang mendapatkan layanan Keuangan (Saat ini hanya 20% UMKM memiliki akses terhadap layanan /produk Keuangan).

Dilanjutkan dengan Bedah Buku “Lanscape Kebasentralan Indonesia” yang ditulis oleh Prof.Dr. H.Mrsuki,. DEA,.PhD, dengan menghadirkan Narasumber Endang Kurnia Saputra (Direktur Perwakilan BI Sulsel), Anas Iswanto Anwar (FEB UH), Yayat Sudrajat(Asisten Direktur Perwakilan BI Sulsel).

Para Pemateri memberikan pandangannya masing-masing tentang buku Kebansentralan Indonesia, sehingga dibutuhkan namanya Bank Central dalam pengelolaan ekonomi di Indonesia. “Salah Bab dalam buku ini membahas Kebijakan Bank Sentral Indonesia dalam Skala Nasional dan Daerah dimana dalam Bab ini mereview teori dan Implementasi Kebijakan Bank Indonesia.” (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed