oleh

Unimerz Gelar Kuliah Online Serta Sediakan Bahan-bahan Pencegah Virus Corona

GAMASI.COM, MAKASSAR – Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar mengeluarkan kebijakan khusus demi mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Mulai dari perubahan metode perkuliahan, penundaan kegiatan kemahasiswaan hingga menyediakan alat atau bahan untuk menangkal virus corona.

“Realisasinya kuliah tatap muka dialihkan menjadi e-learning, penundaan KKN di Bantaeng yang sedianya dilaksanakan mulai tgl 17, wisuda diundur ke tanggal 8 April 2020,” ujar Rektor Unimerz Prof Ali Aspar Mappahya saat dihubungi, Selasa (17/3/2020).

Bahkan pihak kampus kata Prof Ali menyediakan bahan-bahan untuk menangkal kemungkinan adanya orang yang terpapar virus corona, seperti masker anti septik dan obat-obatan lainnya.

“Kita sediakan bahan bahan penangkal
yang dianggap penting,” katanya.

Disisi lain, untuk seluruh pegawai serta staf kampus belum dikeluarkan kebijakan, mereka tetap beraktifitas seperti biasanya.

“Untuk pegawai sampai saat ini tetap aktif , kecuali kalau ada kesepakatan lain yangb tergantung situasi,” pungkas Prof Ali
[17/3 13:37] +62 882-4560-4421: Unimerz Gelar Kuliah Online Serta Sediakan Bahan-bahan Pencegah Virus Corona

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar mengeluarkan kebijakan khusus demi mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Mulai dari perubahan metode perkuliahan, penundaan kegiatan kemahasiswaan hingga menyediakan alat atau bahan untuk menangkal virus corona.

“Realisasinya kuliah tatap muka dialihkan menjadi e-learning, penundaan KKN di Bantaeng yang sedianya dilaksanakan mulai tgl 17, wisuda ditunda ke tanggal 8 April 2020, itupun bisa berubah tergantung kondisi,” ujar Rektor Unimerz Prof Ali Aspar Mappahya saat dihubungi, Selasa (17/3/2020).

Bahkan pihak kampus kata Prof Ali menyediakan bahan-bahan untuk menangkal kemungkinan adanya orang yang terpapar virus corona, seperti masker anti septik dan obat-obatan lainnya.

“Kita sediakan bahan bahan penangkal
yang dianggap penting,” katanya.

Disisi lain, untuk seluruh pegawai serta staf kampus belum dikeluarkan kebijakan, mereka tetap beraktifitas seperti biasanya.

“Untuk pegawai sampai saat ini tetap aktif , kecuali kalau ada kesepakatan lain yangb tergantung situasi,” pungkas Prof Ali. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed