Pendekatan Keluarga Dan Program Bapak Asuh Diyakini Mampu Turunkan Angka Stunting Di Sulsel

Gamasifm, Makassar – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel , Menyosialisasikan hasil dan prestasi pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di tahun 2022, Senin (26/12), di aula Kantor BKKBN Sulsel, Jl AP Pettarani Makassar.

Kepala BKKBN Sulsel Hj. Andi Ritamariani mengatakan, pendekatan yang dilakukan dalam menurunkan stunting adalah pendekatan keluarga dan program Bapak Asuh.

“program ini sudah banyak yang melakukan dan  membantu anak-anak stunting.  Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) merupakan program yang berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menurunkan angka stunting, ” Jelas Andi Ritamariani.

Menurutnya, Melalui BAAS, anak atau keluarga berisiko stunting aman diberikan pendampingan atau juga makanan untuk memenuhi cakupan gizi.

Selain itu, terkait  Kontrak Kinerja Provinsi (KKP) yang telah dicapai BKKBN Sulsel hingga November 2022 ini, Andi Ritamariani menyebutkan, antara lain:

Pertama, Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS Usia 15-49 Tahun, dari target 2,31 sudah tercapai 2,29 atau 100,87 persen PK21.

Kedua, Angka Prevalensi Kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevelance Rate/mCPR) target 58,36 tercapai 52,30 atau 89,62 persen PK21.

Ketiga, Persentase Kebutuhan Ber-KB yang Tidak Terpenuhi (Unmet Need) target 15,32 tercapai 27,20 atau 56,32 persen PK21; Keempat, Angka Kelahiran Remaja Umur 15-19 Tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) target 38,00 tercapai 52,30 138,69 persen PK21.

Kelima, Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) target 60,32 tercapai 79,75 atau 132,21 persen PK21; Keenam, Median Usia Kawin Pertama Perempuan (MUKP) target 22 tercapai 21,5 97,73 pesen PK21.

“Dengan target penurunan yang cukup signifikan dari kondisi 27,6 persen pada tahun 2019, ditargetkan menjadi 14 persen pada tahun 2024. Olehnya itu diperlukan upaya-upaya nyata yang memberikan dampak terhadap penurunan stunting,” tutup Andi Rita. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *