Pertamina Tambah Pasokan Di Sulawesi , Pastikan Stok Aman Hingga IdulFitri 2024

GAMASI , MAKASSAR РPT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG aman pada Ramadan dan Idul Fitri 2024.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto mengatakan pihaknya berkomitmen menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami sudah menghitung adanya lonjakan konsumsi. Khusus untuk Gasolin, seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo naik 3,1 persen. Lalu untuk BBM jenis Gasoil, seperti Solar, Dexlite, dan Dex diperkirakan naik 2 persen,” katanya dalam konferensi pers, di cafe jalan Muhtar Lutfi Makassar, Kamis (28/3/2024).

Khusus LPG untuk sektor rumah tangga, Pertamina memperkirakan akan ada kenaikan permintaan 3,0 persen.

“Kami berencana akan menambah stok BBM, LPG serta Avtur sebanyak 10-15 persen,” katanya.

Sementara itu, secara umum berdasarkan prediksi survey Kemenhub tahun 2024 disebutkan bahwa potensi pergerakan masyarakat selama mudik Idul Fitri 2024 sebesar 193,6 juta (71,7% dari Jumlah penduduk Indonesia).

Arus mudik dipicu oleh tidak adanya Covid, faktor ekonomi, cuti bersama, liburan anak sekolah, peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana transportasi dan kondisi cuaca.

Adapun prediksi peningkatan arus mudik pada 5-6 April dan puncak arus mudik pada 8-9 April (26,6 juta orang), sedangkan arus balik terjadi pada 15 April (40,99 juta orang). Prediksi daerah asal perjalanan terbanyak yaitu Jawa Timur 31,3 Juta orang (16,2%), Jabodetabek 28,43 juta orang (14,7%) dan Jawa Tengah 28,11 juta (13,5%), Khusus wilayah Sulawesi diperkirakan 4 Juta Jiwa.

Guna memastikan kelancaran pendistribusian BBM dan LPG selama RAFI, Pertamina akan membentuk Satuan Tugas (SATGAS) mulal 25 Maret 21 April 2024 (25-31 Maret 2024 fokus terhadap penguatan stok untuk Layanan Energi dan Layanan Remote Area/Rawan Bencana, 1-21 April 2024 mulal aktivasi Layanan Tambahan dan Layanan Promosi) yang melibatkan Tim Holding-Subholding Pertamina serta Instansi terkalt meliputi KESDM, Kemenhub, BPH Migas, Kepolisian, Jasa Marga, TNI, dan PT Telkom Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *