Sinergi OJK Dan TPAKD Dorong Akselerasi Program LAYARKU Sentuh Hingga Pedesaan

Gamasi, Makassar – Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, Kementerian/Lembaga, Lembaga Jasa Keuangan serta seluruh stakeholder terkait, terutama dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui wadah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Melalui siaran persnya, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman melalui siaran persnya, Kamis (13/6/2024) mengatakan, pihak OJK Sulsel dan Sulbar tengah melakukan pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi bersama Bagian Perekonomian kota/kabupaten selaku sekretariat TPAKD di daerah dan Industri Jasa Keuangan dalam rangka membahas upaya sinergi yang dapat dilakukan oleh OJK dan pemerintah daerah untuk mendorong akselerasi pelaksanaan program pengembangan UMKM komoditi unggulan masing-masing daerah dan program Layanan Literasi dan Inklusi Keuangan (LAYARKU) kepada seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat perdesaan.

“Tercatat pada Triwulan II tahun 2024 telah dilaksanakan rapat koordinasi TPAKD di kabupaten Selayar, Sinjai, Bulukumba, dan Bantaeng, dan dalam kegiatan tersebut dilakukan kunjungan ke lokasi usaha pelaku UMKM sektor prioritas diantaranya UMKM pengolahan Kopra, pengolahan makan berbahan baku ikan, pengolahan gula merah, petani rumput laut, serta distributor dan penangkaran lobster. Selanjutnya, sebagai tindaklanjut pelaksanaan rapat koordinasi tersebut, TPAKD Kab. Selayar bersama dengan IJK yang memiliki jaringan kantor di kabupaten selayar telah melaksanakan kegiatan businessmatching berupa fasilitasi akses keuangan Kepada 30 UMKM Binaan Pemda disektor pertanian, perikanan, pariwisata, peternakan, perdagangan, “ jelas Darwisman.

Disebutkan, OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulsel Sulbar) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), industri jasa keuangan, asosiasi dan akademisi,telah menyelenggarakan focus group discussion (FGD) dengan tema “Optimalisasi Peran Industri Jasa Keuangan di Sektor Pertanian melalui Program Prioritas Pemerintah Sulawesi Selatan yaitu Program Gerakan Gemar Menanam Pisang” pada tanggal 22 Mei 2024 di Kota Makassar.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh stakeholders baik OJK, pemerintah daerah, bank penyalur KUR, asuransi, offtaker, supplier, DJPb dan Bank Indonesia dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mendukung program pengembangan ekonomi daerah khususnya dalam menindaklanjuti strategi dan komitmen yang telah disepakati dalam kegiatan FGD, baik dari aspek sumber daya manusia, material lahan dan bibit, proses, permodalan serta kebijakan yang mendukung program tersebut.

Sejak program diluncurkan sampai dengan tahun 2024, telah terdapat sekitar 2.232 hektar lahan potensi pelaksanaan budidaya pisang cavendish yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan dan sedang dalam tahap verifikasi lahan dengan potensi pembiayaan sebesar Rp223,2 miliar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *