Gamasifm, Makassar – Perguruan Tinggi Negeri Universitas Terbuka (UT) Makassar telah menggelar temu bicara dengan sejumlah pimpinan media cetak, elektronik, dan media sosial, Senin sore 24 Juli 2023.
Acara ini dilaksanakan di Aula Kantor UT Makassar, Jl Mongisidi Baru No.7 Makassar.
Dalam temu bicara tersebut, hadir Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H Abdul Rahman Rahim, SE, MM, Manager Registrasi dan Marketing UT Makassar, I Made Gunawan Sanjaya, S.Kom, Manajer Pembelajaran dan Ujian, Dra Kusmaladewi, beberapa dosen UT, serta para penanggung jawab wilayah UT di daerah.
Salah satu tujuan dari acara tersebut adalah untuk lebih mendekatkan Perguruan Tinggi UT kepada masyarakat dengan memasifkan pemberitaan melalui berbagai media, termasuk media cetak, elektronik, dan media sosial.
Juga dalam rangka memperkuat keakraban dan menumbuhkan semangat dalam menyampaikan berita pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan Universitas Terbuka sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum di Makassar.
Dalam sambutannya, Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H Abdul Rahman Rahim, mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan media yang hadir dalam acara tersebut.
UT yang didirikan 1984 berdasarkan keputusan presiden nomor 41 tahun 1984 di era pemerintahan Presiden Soeharto dengan tujuan meningkatkan pelayanan pendidikan serta Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi di Indonesia, yang pada saat itu masih rendah.
Karena itu UT hadir untuk menyediakan pendidikan yang dapat menjangkau yang tidak terjangkau , terutama di daerah-daerah terpencil.
Prof. Rahman Rahim juga menyebutkan bahwa UT memiliki kualitas lulusan yang baik, terbukti dari tingginya jumlah alumni UT yang diterima sebagai CPNS dalam beberapa tahun terakhir.
Dikatakan dalam penerimaan CPNS tahun 2019-2020, dari sekitar 20 ribu yang lolos CPNS, hampir 50 persen alumni UT yang mendaftar diterima menjadi CPNS. Data 2019/2020 penerimaan tenaga P3K secara nasional kembali terbanyak adalah alumni UT yang lolos diterima
Kelulusan yang diraih alumni UT dalam penerimaan CPNS di tahun 2019 hingga 2022 juga sebagai bukti nyata bahwa pola pembelajaran online yang diterapkan sekaligus menjadi keunggulan PTN UT dibandingkan dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.
Manager Registrasi dan Marketing UT Makassar, I Made Gunawan Sanjaya, S.Kom, menjelaskan berbagai cara pembelajaran yang dilakukan di UT, termasuk belajar mandiri, penggunaan berbagai media termasuk online, tutor online, dan tatap muka. Ia juga mengharapkan bantuan dari media untuk lebih mensosialisasikan keunggulan UT agar lebih dikenal di masyarakat.
“Tutor yang digunakan selama ini yang jumlahnya ratusan ini adalah diambil dari praktisi, dosen PTN/PTS dan rekrutmennya berdasarkan pengalamannya, mengikuti pelatihan serta telah memenuhi syarat,” ujar I.Made Gunawan.
I.Made Gunawan juga berharap kepada teman-teman media untuk membantu mensosialisasi UT lebih kencang agar bisa dikenal lebih luas di masyarakat.
Dalam temu bicara tersebut, Evelyn Pingkan dosen UT Makassar juga menjelaskan beberapa keunggulan UT, seperti tidak ada batasan usia untuk kuliah di UT, tidak ada ujian masuk, biaya yang terjangkau, dan fleksibilitas dalam cara belajar.
Saat ini UT memiliki 39 kantor pada 39 kota di seluruh Indonesia termasuk salah satunya UT Makassar.
Kuliah di UT memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka, serta dengan cara belajar yang mandiri dan berbagai fasilitas media yang tersedia.
UT sendiri telah mengelola empat fakultas, yakni Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP) serta Program Pascasarjana (PPs) dan Program Doktor dengan jumlah 44 program studi, katanya. (*)





