Gamasi, Makassar – Humas PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), Anggraini atau yang akrab disapa Angki, melakukan kunjungan silaturahmi ke Studio Radio Gamasi 105,9 FM Makassar di Kompleks Marindah Blok B12, Senin (29/6/2026).
Kedatangan Angki disambut oleh Pimpinan Redaksi Radiogamasi.com, Karmila. Selain mempererat hubungan kemitraan, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk menyampaikan ucapan selamat atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Radio Gamasi yang mengusung tagline “Gaya Makassar Ada di Sini.”
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Angki mengapresiasi perjalanan panjang Radio Gamasi yang dinilainya mampu mempertahankan eksistensi sebagai media penyiaran di tengah perkembangan pesat media digital.
“Usia 46 tahun tentu bukan perjalanan yang singkat. Radio Gamasi telah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan informasi dan hiburan bagi masyarakat. Semoga terus berkembang, semakin dipercaya, dan tetap menjadi media yang dekat dengan pendengarnya,” ujar Angki.
Ia juga berharap sinergi yang selama ini terjalin antara GMTD dan Radio Gamasi, maupun insan pers secara umum, dapat terus dipelihara melalui komunikasi yang terbuka dan saling mendukung.
Menurut Angki, hubungan baik antara perusahaan dan media merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Karena itu, komunikasi tidak seharusnya hanya dilakukan ketika perusahaan membutuhkan publikasi atau memiliki agenda tertentu.
“Silaturahmi dengan rekan-rekan media harus terus dijaga. Komunikasi yang baik akan melahirkan hubungan yang sehat dan saling memahami, sehingga kolaborasi dapat terus terjalin dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Karmila menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kunjungan yang dilakukan Humas GMTD pada momen peringatan HUT ke-46 Radio Gamasi. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi wujud nyata hubungan harmonis yang selama ini telah terbangun antara media dan berbagai mitra, termasuk GMTD.
Peringatan HUT ke-46 Radio Gamasi menjadi momentum untuk terus memperkuat peran sebagai media informasi, edukasi, dan hiburan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan kedekatan dengan masyarakat Makassar dan sekitarnya. (*)





