Tenda Kampung Finansial Jadi Wadah Edukasi Keuangan Interaktif bagi Ribuan Pramuka

Gamasi, JAKARTA — Ribuan anggota Pramuka peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 mendapatkan pengalaman belajar mengenai pengelolaan keuangan melalui Tenda Kampung Finansial di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian dari Program Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2026.

Tenda Kampung Finansial dirancang sebagai ruang edukasi yang memungkinkan peserta mempelajari keuangan melalui berbagai aktivitas interaktif. Anggota Pramuka dapat mengikuti permainan, kuis edukatif, talkshow, hingga mengunjungi booth yang disiapkan oleh sejumlah lembaga dan pelaku industri jasa keuangan.

Dalam kegiatan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memberikan pemahaman mengenai pengelolaan uang secara bijak.

Materi yang diberikan mencakup pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, mengenal produk dan layanan jasa keuangan, serta memahami fungsi masing-masing lembaga dalam ekosistem sektor keuangan.

Pendekatan edukasi yang digunakan tidak hanya mengandalkan penyampaian materi, tetapi juga pembelajaran berbasis pengalaman atau experience-based learning. Dengan metode tersebut, peserta diharapkan dapat memahami konsep keuangan sekaligus menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kunjungan ke Tenda Kampung Finansial. Hingga rangkaian kegiatan selesai, tercatat sekitar 7.500 anggota Pramuka atau peserta Jambore Nasional XII telah mengunjungi area edukasi tersebut.

Selain Tenda Kampung Finansial, OJK juga menghadirkan agenda Pramuka Goes to Office ke Kantor Pusat OJK yang berlangsung pada 18–20 Agustus 2026. Peserta terpilih berkesempatan melihat secara langsung lingkungan kerja OJK sekaligus mendapatkan pemahaman mengenai peran OJK sebagai regulator dan pengawas sektor jasa keuangan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sektor keuangan kepada generasi muda sejak usia 11–15 tahun. Edukasi diberikan tidak hanya agar peserta memahami cara mengelola uang, tetapi juga agar mereka mengenali manfaat serta risiko dalam menggunakan produk dan layanan keuangan.

Penguatan literasi keuangan bagi anggota Pramuka juga didukung melalui kerja sama OJK dan Kwarnas Gerakan Pramuka yang telah berjalan sejak 2023. Salah satu implementasinya dilakukan melalui revisi Syarat Kecakapan Khusus Penabung dan Syarat Kecakapan Khusus Cakap Keuangan.

Melalui rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII, anggota Pramuka diharapkan mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Bekal tersebut diharapkan membentuk generasi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak ketika memasuki usia dewasa.

Kolaborasi lintas lembaga dalam program LIKE IT 2026 sekaligus menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan generasi muda membutuhkan sinergi berkelanjutan. Dengan edukasi yang diberikan sejak usia dini, budaya menabung dan perilaku keuangan yang positif diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan generasi muda Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *