Buka Donasi Tahap 2, Koalisi Stop Kawin Anak Dukung Tenaga Medis Lawan Corona

GAMASI.COM, MAKASSAR – Persediaan alat pelindung diri (APD) yang dikenakan dokter dan perawat untuk menangani pasien infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia menipis. Padahal itu merupakan perlengkapan utama mereka dalam setiap menghadapi, merawat, dan mengobati pasien terinfeksi Covid-19.

Tanpa APD, para tenaga medis dari mulai dokter hingga sopir ambulans rentan terinfeksi virus Covid-19.

Kelangkaan APD dan masker dan alat penunjang lainnya terjadi di hampir setiap rumah sakit seluruh Indonesia, baik RS rujukan maupun nonrujukan penanganan Covid-19.

Hal ini membuat muncul gerakan swadaya masyarakat dan organisasi yang bergerak membuat penggalangan dana atau donasi kepada rumah sakit yang membutuhkan APD. Tujuan mereka satu: membantu para dokter dan perawat yang tengah menangani pasien-pasien corona.

Salah satunya, Koalisi Stop Perkawinan anak yang terdiri dari sejumlah organisasi dan jurnalis. Mereka kembali menggalang dukungan dengan membuka donasi tahap kedua yang nantinya kembali disalurkan untuk pihak yang membutuhkan ditengah pandemi Corona.

Lusia Palulungan dari Koalisi tersebut mengajak partisipasi masyarakat untuk menggalang donasi sebagai bentuk kepedulian bagi petugas kesehatan dan keluarga miskin.

“Mari terus bergerak, mendukung para Pahlawan Di Garda Terdepan Serta Melindungi Kaum Paling Rentan. Hasil donasi ini kami peruntukkan untuk pembuatan masker, handsanitizer, pengadaan APD dan alat edukasi penunjang lainnya, “jelas Lusi, jumat (17/4/2020).

Sebelumnya, koalisi ini telah mendistribusikan bantuan ke sejumlah Rumah Sakit, diantaranya RS Stella Maris dan RS Pelamonia. Sementara itu, Masker kain juga sudah didistribusikan ke kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini dan Kelurahan Pannampu Makassar.

Donasi masyarakat bisa disalurkan ke rekening Bank Mandiri 1520012032096 (a.n Sunem Fery Mambayya). Untuk informasi silahkan menghubungi Taufan di 08114455099 dan Fery di 08124269556. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *