GAMASI.COM, MAKASSAR – Hari ini, Sabtu 26 September, diperingati sebagai Hari Kontrasepsi Sedunia.
Kepala BKKBN Sulsel, Hj Andi Ritamariani saat menggelar konferensi pers di Kantor BKKBN Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Jumat (25/9/2020) sore, mengatakan Capaian Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan dalam Bulan Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah menyalurkan Alkon (alat kontrasepsi) Implant KB sebanyak 7.108 akseptor dari target 5.017 akseptor atau dengan presentase capaian 141.68 persen.
“Ini termasuk Penyaluran Alkon IUD sebanyak 2.908 akseptor dari target 828 akseptor dengan capaian 28.49 persen. Selain itu, dari target 7.923 akseptor, BKKBN mampu menyalurkan alat kontrasepsi atau mencapai 79.36 akseptor dengan presentase capaian 111 persen, ” Jelas Rita.
Sebelumnya, serangkaian kegiatan telah dilaksanakan dalam menyambut peringatan itu, yakni menggelar Senam Sajojo Bersama Mitra Kerja, dengan menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan Covid 19, kegiatan senam itu menghadirkan mitra kerja dari IBI, PKK, Persit Chandra Kirana dan Pengurus IPeKB Provinsi Sulawesi Selatan.
Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia menurut Andi Ritamariani, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ber-KB melalui perencanaan kehidupan berkeluarga dan pengaturan kelahiran anak sehingga dapat meningkatkan derajat Kesehatan Ibu dan Anak.
Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bagaimana Menjaga Kesehatan Reproduksi mereka.
Ada anggapan di masyarakat bahwa BKKBN hanya mengurusi sebatas kontrasepsi saja. “Ini yang keliru karena tugas BKKBN meliputi seluruh siklus hidup manusia sejak dalam kandungan hingga lanjut usia. Kami hadir sebagai sahabat keluarga. Kini, kami hadir dengan sejumlah perubahan mengikuti generasi saat ini.’
Perubahan tersebut antara lain
logo BKKBN,Perubahan tagline dari Dua Anak Cukup menjadi Dua Anak Lebih Sehat (Dahsat) dan Berencana Itu Keren, Perubahan Program KKBPK menjadi Program Bangga Kencana, Arangement Mars KB baru dan jingle BKKBN, Perubahan Kampung KB menjadi Kampung Keluarga Berkualitas.(*)





