Radiogamasi.com, Makassar –
BKKBN Sulsel memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28, Selasa 29 Juni 2021, melaunching Vaksin Covid-19 bagi ibu hamil dan remaja.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik, M.RepSc, Phd. Tema Harganas ke-28 tahun ini adalah Keluarga keren cegah Stunting, “Tahun ini BKKBN fokus pada Program Bangga Kencana, juga akan fokus tugas baru yaitu penurunan angka Stunting, sasaran kita adalah ibu hamil, menyusui dan remaja yang sekaligus juga hari ini melaunching vaksin covid-19 secara nasional kepada kelompok tersebut,” jelas Muhammad Rizal.
Peringatan Hari keluarga Nasional, menurut Muhammad Rizal menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga Indonesia untuk bersama-sama kembali merekatkan interaksi dan komunikasi antar anggota keluarga dalam dalam menghadapi kondisi sulit saat ini, termasuk Pandemic Covid-19 dan masalah Stunting pada anak.
“Berdasarkan data hasil Riskesdas 2019 prevalensi stunting balita di Indonesia yaitu 27,67 %. Sedangkan target tahun 2024, pemerintah menurunkan angka Stunting menjadi 14%.”
Dalam penanganan stunting, keluarga merupakan komponen utama yang sangat berperan dalam pencegahan maupun penanggulangan nya. Hal ini di sebabkan karena masalah gizi , sangat erat kaitannya dengan ruang lingkup keluarga, yaitu praktek pengasuhan yang kurang baik, termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan, serta setelah ibu melahirkan dan Masih kurangnya akses rumah tangga/keluarga untuk mengkonsumsi makanan bergizi.
“BKKBN jelang Harganas diminta untuk mempercepat dan menangani vaksinasi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan remaja. Kami sudah berkoordinasi dengan BPOM dan dinas kesehatan untuk penanganannya, serta launching vaksinasi dalam Harganas hari ini, ” Kata Prof. Muhammad Rizal
Terkait dengan Upaya yang dilakukan BKKBN untuk pencegahan stunting adalah berbasis keluarga, dengan melakukan program pendampingan ke ibu hamil dan menyusui. Disebutkan, bidan, PKK dan kader penyuluh melakukan edukasi ke masyarakat yang berpotensi mengalami Stunting.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd mengatakan, selain lauching vaksin covid untuk ibu hamil dan remaja pada Acara puncak peringatan Harganas ke-28, juga dilakukan pertemuan secara virtual dengan peserta Provinsi dan Kab/Kota se-indonesia bersama Wakil Presiden RI.
Selain itu, Ritamariani juga memaparkan
Sejumlah prestasi dan penghargaan yang diterima oleh BKKBN Sulsel selama tahun 2021 diantaranya, Penghargaan sebagai Satker dengan penilaian IKPA Terbaik
Kedua kategori pagu besar diatas 100 milyar TA 2020 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Selatan dengan capaian kinerja hingga 99,26 %. Peringkat III Nasional dalam pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021 (PK21) dimana hasil capaian 100%. Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) kepada Bupati Bantaeng dan atas prestasi, komitmen, dukungan dan dharma baktinya yang besar serta kepemimpinannya dalam pelaksanaan program BANGGA KENCANA di wilayahnya.
“Terimakasih kami sampaikan juga kepada media di Sulsel karena kami juga me dapat penghargaan Peringkat II Nasional sebagai Perwakilan BKKBN Provinsi dengan Pemberitaan Program Bangga Kencana terbanyak wilayah Indonesia Timur. Semua berkat dukungan media pers, “jelas Ritamariani.
Terkait Pendataan Keluarga 2021 (PK21) yang dilaksanakan secara periodik setiap lima tahun, Ritamariani menyebutkan selain menghasilkan data mikro keluarga Indonesia berupa data Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana), juga memuat data dan informasi terkait keluarga yang berisiko Stunting.
“PK 2021 akan mendata seluruh keluarga Indonesia yang jumlahnya 77,9 Juta KK, khusus Sulawesi Selatan menarget akan mendata sebanyak 2.184.575 KK tersebar di 24 Kabupaten Kota, ” Tutup Ritamariani. (*)









