Memperkuat Pemberitaan Ramah Anak, Save The Children Bentuk Jurnalis Sahabat Anak Sulsel

Gamasifm, Makassar – Save The Children menggelar workshop Jurnalis Sahabat Anak Sulsel. Kegiatan yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media di sulsel ini dilaksanakan di Hotel Santika, Minggu (15/5/2022).

Save The Children adalah organisasi non pemerintah internasional yang fokus pada pemenuhan anak, perlindungan, pertumbuhan dan partisipasi.
Organisasi ini telah berdiri pada tangan 15 April 1919 dan bertempat di London Britania Raya. Di Indonesia sendiri telah beroperasi dimulai pada tahun 1976.

Field Manager Save The Children wilayah Sulawesi, Ihwana Mustafa menyebutkan, saat ini pihaknya fokus bekerja di 6 wilayau di Sulsel.Yakni Kota Makassar, Kab.Luwu Timur, Kab. luwu Utara, Kab. Bone, Kab. Wajo dan Kab. Soppeng.

“Khusus untuk Untuk kota Makassar, kami telah melakukan program perlindungan anak dengan berjejaring dengan koalisi Stop Perkawinan Anak Sulsel, memberikan bantuan respon Covid-19 dan melakukan aksi generasi Iklim. Saat ini, Kami juga fokus memperhatikan anak di sektor pertanian, kami mengawal program di 30 desa yang ada di Luwu Timur dan Luwu utara” jelas Ihwana.

Sementara itu, Dewi Sri Sumanah selaku media dan brand manager Save the Children mengungkapkan, di Indonesia dampak krisis iklim anak-anak yang lahir tahun 2020 akan menghadapi suhu 7,7 kali lebih panas dibanding yang dialami kakek nenek mereka. Tidak hanya itu, anak-anak akan menghadapi 3,3 kali lebih banyak ancaman banjir dari luapan sungai serta 1,9 kali lebih banyak mengalami kekeringan.

“Di Sulsel jumlah populasi terpapar gelombang tinggi dan abrasi diperkirakan mencapai 265.307 jiwa, nah dari angka ini 40.508 jiwa merupakam kelompok rentan, keluarga miskin dan penyandang cacat. Selayar, Takalar, Pangkajene kepulauan dan kota Makassar yang memiliki risiko tinggi abrasi, ” Sebutnya.

Dalam workshop ini, para jurnalis selain berdiskusi juga dikenalkan Child Safeguarding Policy berupa jenis dan bentuk-bentuk kekerasan pada anak, pemberitaan yang ramah anak serta kerja Save The Children di wilayah Sulawesi.

Selain itu, untuk memperkuat pemberitaan ramah anak, Save the Children juga memfasilitasi pembentukan komunitas jurnalis Sahabat Anak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT