Milad ke-42 Athirah, Menebar Bahagia Lewat Syukur, Sabar, dan Cinta

Gamasi, Makassar – Sekolah Islam Athirah akan genap berusia 42 tahun pada 25 April 2026 mendatang. Momentum milad tahun ini dirayakan dengan semangat Bahagia yang dimaknai melalui tiga kata kunci utama, yakni syukur, sabar, dan cinta, sejalan dengan tema besar “Bersama Menginspirasi Bangsa.”

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengatakan perayaan milad menjadi ajang mempererat silaturahmi seluruh keluarga besar Athirah, mulai dari siswa, guru, karyawan, alumni, orang tua siswa, hingga guru purna bakti.
“Kami menargetkan sekitar 1.000 peserta hadir dalam kegiatan puncak nanti, sehingga suasana kebersamaan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh keluarga besar sekolah,” ujar Syamril dalam konferensi pers di Sekolah Islam Athirah, Jalan Kajaolalido, Makassar, Kamis (23/4).

Rangkaian kegiatan milad diawali pada Jumat (24/4) melalui berbagai aksi sosial seperti bakti sosial, donor darah, pelayanan kesehatan, dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Nilai syukur diwujudkan melalui kepedulian dan berbagi manfaat kepada masyarakat.

Selain itu, sejumlah kegiatan olahraga juga digelar dan diikuti seluruh warga sekolah sebagai bentuk kebersamaan serta semangat sehat dan sportif.

Pada puncak acara Sabtu (25/4), panitia akan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi dan guru purna bakti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Kegiatan tahfiz dan tausiah juga akan dilaksanakan untuk memperkuat spiritualitas dan kebersamaan.

Syamril menyebut seluruh persiapan telah dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak agar acara berlangsung aman dan lancar.
“Kami juga telah melakukan koordinasi terkait aspek keamanan dan akan ada pertemuan lanjutan agar pelaksanaan acara berjalan baik,” katanya.

Memasuki usia ke-42, Athirah terus menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini unit pendidikan Athirah telah hadir di Kajaolalido Makassar, Bukit Baruga, dan Kabupaten Bone. Yayasan juga tengah menyiapkan ekspansi ke sejumlah daerah seperti Parepare, Kendari, atau Palu.

Jumlah siswa Athirah kini mendekati 4.000 orang, didukung lebih dari 600 guru dan karyawan. Prestasi akademik pun terus meningkat.
“Tahun ini jumlah siswa yang lulus jalur SNBP meningkat dibanding tahun lalu. Ini menunjukkan siswa-siswi Athirah mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Syamril.

Menurutnya, capaian tersebut lahir dari semangat sabar, yakni terus bekerja keras, cerdas, dan ikhlas dalam menghadapi tantangan pendidikan.

Di sisi lain, Athirah juga aktif mendorong siswa mengikuti olimpiade dan penelitian di berbagai level kompetisi. Semua itu didorong oleh nilai cinta terhadap ilmu, pengabdian, dan masa depan bangsa.

Syamril menegaskan, tema “Bersama Menginspirasi Bangsa” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen menghadirkan pendidikan yang membawa kebahagiaan.
“Dengan syukur, kita menyadari nikmat dan pencapaian yang telah diraih. Dengan sabar, kita terus bekerja keras, cerdas, dan ikhlas. Dengan cinta, kita menghadirkan semangat pengabdian untuk menginspirasi bangsa melalui pendidikan,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *