Gamasi, Makassar – Universitas DIPA (UNDIPA) Makassar menggelar talkshow edukatif di Radio Gamasi 105,9 FM Makassar, Jumat (5/6/2026), pukul 14.00–15.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di Studio Radio Gamasi, Jalan Veteran Selatan No. 71 Kompleks Marindah Blok B No. 12 Makassar itu menghadirkan perwakilan UNDIPA, Yayu dan Fitri, sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Yayu menjelaskan bahwa Universitas DIPA sebelumnya dikenal dengan nama STMIK Dipanegara. Seiring perkembangan institusi dan perluasan bidang keilmuan, kampus tersebut kini telah bertransformasi menjadi Universitas DIPA dengan penambahan sejumlah program studi baru serta peningkatan fasilitas kampus.
“Dulu kami dikenal sebagai STMIK Dipanegara. Saat ini telah berkembang menjadi Universitas DIPA dengan berbagai program studi baru dan fasilitas yang semakin lengkap untuk menunjang kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.
Universitas DIPA yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 9, Makassar, merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di kawasan Timur Indonesia yang berfokus pada bidang teknologi, informatika, dan bisnis digital. Kampus ini juga telah meraih status Akreditasi Unggul.
Adapun program studi jenjang Sarjana (S1) yang tersedia meliputi Teknik Informatika (Terakreditasi Unggul), Sistem Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Manajemen Informatika, Bisnis Digital, dan Kewirausahaan. Sementara pada jenjang Pascasarjana (S2), UNDIPA membuka Program Magister Informatika.
Fitri menambahkan, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses pendidikan tinggi, UNDIPA menyediakan berbagai pilihan sistem pembelajaran, yakni Kelas Reguler, Kelas Pekerja, dan Kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi mahasiswa pindahan maupun mereka yang memiliki pengalaman kerja sehingga masa studi dapat ditempuh lebih efisien.
Selain itu, UNDIPA juga membuka kesempatan yang sama bagi calon mahasiswa berkebutuhan khusus untuk menempuh pendidikan tinggi. Kampus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan memberikan dukungan bagi mahasiswa agar dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik sesuai kebutuhannya.
Dalam bidang pengembangan karier, UNDIPA tidak hanya berfokus pada proses akademik, tetapi juga mendampingi mahasiswa hingga memasuki dunia kerja. Kampus tersebut menjalin kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan job fair guna memperluas peluang kerja bagi para lulusan.
“Kami mengawal mahasiswa sejak menempuh pendidikan hingga lulus dan mendapatkan peluang karier. Melalui kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan partisipasi dalam berbagai job fair, kami berupaya membantu lulusan memasuki dunia kerja,” kata Fitri.
Pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026, UNDIPA menawarkan berbagai kemudahan, di antaranya potongan uang pangkal sebesar 50 persen bagi mahasiswa baru. Selain itu, tersedia pula berbagai program beasiswa yang dapat dimanfaatkan calon mahasiswa sesuai persyaratan yang berlaku.
Melalui talkshow di Radio Gamasi FM, Universitas DIPA berharap masyarakat memperoleh informasi yang lebih luas mengenai program pendidikan, fasilitas, beasiswa, serta peluang karier yang tersedia, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang teknologi, informatika, dan bisnis digital.(*)







