OJK Edukasi Keluarga Nelayan di Sinjai, Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Pesisir

Gamasi, SINJAI – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulsel Sulbar) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menggelar edukasi keuangan bagi keluarga nelayan di Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Puluhan ibu rumah tangga keluarga nelayan mengikuti kegiatan yang membahas pengelolaan keuangan keluarga secara sehat dan berkelanjutan. Materi yang diberikan meliputi penyusunan perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran rumah tangga, pentingnya menabung, hingga perencanaan keuangan untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan produk dan layanan jasa keuangan yang legal. OJK mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal, seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, serta berbagai modus penipuan digital yang kini semakin marak.

Kepala OJK Sulsel Sulbar, Moch. Muchlasin, mengatakan literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mampu mengambil keputusan finansial secara tepat.

“Literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memahami produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu mewujudkan ketahanan dan kesejahteraan keuangan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Muchlasin.

Menurutnya, peningkatan pemahaman keuangan akan membantu keluarga nelayan mengelola pendapatan secara lebih efektif sekaligus melindungi diri dari risiko kerugian akibat penawaran investasi maupun pinjaman ilegal.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Tongke-Tongke. Para peserta menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan keluarga nelayan dalam mengatur keuangan sehari-hari.

Melalui program edukasi ini, OJK berharap masyarakat pesisir semakin cakap dalam mengelola keuangan, memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak, serta memiliki ketahanan finansial yang lebih baik demi mendukung peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *