Gamasi, LUWU UTARA – Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Denis Chaibi, melakukan kunjungan kehormatan ke salah satu desa dampingan Program ELEVATE di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (21/7). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung pelaksanaan program yang mengintegrasikan perlindungan perempuan dari kekerasan berbasis gender dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Dalam kunjungan tersebut, Denis Chaibi didampingi Programme Manager Human Rights, Democracy, Gender & Migration Uni Eropa, Saiti Gusrini, serta Chief Operating Officer (COO) Save the Children Indonesia, Agni K. Pratama. Kehadiran rombongan disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan masyarakat desa penerima manfaat.
Program ELEVATE (Economic Livelihood Capabilities and Violence Elimination for Women) merupakan inisiatif kolaboratif yang didanai Uni Eropa dan dipimpin Save the Children Indonesia. Program ini dirancang untuk memutus rantai kerentanan berbasis gender di wilayah Tana Luwu melalui penguatan sistem perlindungan penyintas kekerasan berbasis gender sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan.
Pelaksanaan program didasarkan pada kondisi ketimpangan gender di wilayah tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Kabupaten Luwu Utara memiliki Indeks Ketimpangan Gender (IKG) sebesar 0,51, tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Luwu. Selain itu, sekitar 65,29 persen perempuan di Sulawesi Selatan masih bekerja pada sektor domestik tanpa upah atau sektor pertanian bernilai ekonomi rendah.
Melalui Program ELEVATE, masyarakat desa difasilitasi membentuk Satuan Tugas Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender (KBG), termasuk upaya pencegahan perkawinan anak. Di sisi lain, program juga mengembangkan kelompok simpan pinjam desa atau Village Savings and Loan Association (VSLA) serta unit usaha yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi perempuan.
Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Utara, Ir. Misnawati Andi Abdullah Rahim, S.T., M.T., mengatakan Program ELEVATE menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah yang lebih inklusif.
“Kolaborasi multipihak melalui Program ELEVATE ini merupakan langkah nyata untuk meruntuhkan tembok ketimpangan gender dan kemiskinan di Luwu Utara. Kami berkomitmen penuh mendukung kemandirian ekonomi perempuan di desa, serta memastikan anak-anak dapat tumbuh di lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, dan terjaga hak-haknya,” ujar Misnawati.
Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa H.E. Denis Chaibi menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
COO Save the Children Indonesia, Agni K. Pratama, menambahkan bahwa perlindungan anak tidak dapat dipisahkan dari penguatan ekonomi keluarga.
“Melalui integrasi perlindungan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga, kita secara langsung sedang membangun fondasi lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi anak-anak untuk tumbuh. Ketika para ibu berdaya secara finansial dan terlindungi dari kekerasan, hak-hak dasar anak, mulai dari nutrisi, pengasuhan yang layak, hingga pendidikan, dapat terpenuhi dengan jauh lebih baik,” jelas Agni.
Program ELEVATE akan berlangsung hingga November 2029 dan mencakup 20 desa di tiga kabupaten di Tana Luwu, yakni Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Program ini dijalankan bersama sejumlah mitra lokal, antara lain Forum Pengada Layanan (FPL), Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) Bone, LBH APIK Sulawesi Selatan, Sulawesi Cipta Forum (SCF), dan Perkumpulan Wallacea.
Selama masa implementasi, program menargetkan peningkatan kapasitas bagi 19 institusi penyedia layanan penanganan kasus kekerasan, pembentukan 20 gugus tugas berbasis masyarakat di wilayah terpencil, serta pelatihan kewirausahaan pertanian dan literasi keuangan bagi 300 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 peserta akan mendapatkan pendampingan inkubasi bisnis secara intensif melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Program ELEVATE diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak, sekaligus mendorong terwujudnya desa-desa yang lebih mandiri secara ekonomi dan inklusif di kawasan Tana Luwu. (*)





