Gamasi, Makassar – Kegiatan Karya Kreatif Sulawesi Selatan (KKS) X Sulawesi Selatan Digital Festival (Digifest) 2026 resmi ditutup di Atrium Mal Ratu Indah Makassar, Minggu (2/8/2026). Penutupan ditandai dengan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Wastra Heritage Market 2026.
Ketua Panitia Wastra Heritage Market 2026, Andi Putri Anzho, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra, pelaku UMKM, komunitas, sponsor, dan pengunjung yang telah mendukung rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga penutupan.
“Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik berkat kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Wastra Heritage Market 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, mengatakan penyelenggaraan KKS X Digifest 2026 berlangsung sukses dengan melibatkan sekitar 1.000 UMKM dan dihadiri lebih dari 8.000 pengunjung selama pelaksanaan pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti semakin besarnya perhatian terhadap pengembangan ekonomi daerah yang berdaya saing, inklusif, dan berbasis budaya serta kearifan lokal.
“Wastra sebagai identitas budaya tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya lokal, tetapi juga dipadukan dengan kemajuan teknologi sehingga mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk,” kata Bayu.
Dari sisi capaian ekonomi, kegiatan ini membukukan nilai business matching sebesar Rp18,27 miliar bagi UMKM potensial. Nilai tersebut didominasi komitmen pembiayaan dari Bank Mandiri sebesar Rp12,2 miliar, disusul Bank Sulselbar sebesar Rp6,1 miliar.
Selain itu, transaksi penjualan selama penyelenggaraan mencapai Rp1,35 miliar, yang mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk lokal Sulawesi Selatan.
Dalam aspek digitalisasi, Bank Indonesia Sulawesi Selatan bersama Dompet Dhuafa juga menginisiasi program Pekarangan Terpadu yang berhasil menghimpun donasi sebesar Rp29 juta melalui pemanfaatan teknologi digital.
Bayu menambahkan, penguatan ekosistem digital, adopsi teknologi, serta perluasan akses pasar menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di Sulawesi Selatan.
Di akhir sambutannya, Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas komitmen dan kerja sama selama penyelenggaraan KKS X Digifest 2026 serta menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan pada masa mendatang.(*)





