Gamasi, MAKASSAR – PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lingkungan kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi K3 bagi Vendor dan Kontraktor yang digelar Jumat (21/8/2026) di Madrid Hall, Akkarena.
Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas perwakilan vendor dan kontraktor yang bekerja sama dengan GMTD serta perwakilan dari sejumlah divisi terkait di lingkungan perusahaan.
Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya GMTD memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional maupun pekerjaan di lingkungan perusahaan memiliki pemahaman dan kepedulian yang sama terhadap pentingnya penerapan K3.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek keselamatan kerja, mulai dari penerapan standar keselamatan, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi potensi bahaya dan risiko pekerjaan, prosedur kerja yang aman, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang berada dan bekerja di lingkungan GMTD.

“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh vendor dan kontraktor yang bekerja bersama GMTD memiliki pemahaman dan standar keselamatan yang sejalan dengan perusahaan. Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, baik bagi pekerja maupun lingkungan di sekitarnya,” tutur Jemmy.
Menurutnya, melalui sosialisasi tersebut GMTD mendorong seluruh vendor dan kontraktor menjadikan aspek keselamatan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapan pekerjaan.
Kepatuhan terhadap prosedur K3 diharapkan mampu meminimalkan potensi kecelakaan kerja sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, nyaman dan produktif.
Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi GMTD untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan para mitra kerja. Kesamaan pemahaman mengenai standar K3 diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan yang profesional, aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
GMTD memandang penerapan K3 sebagai bagian penting dalam mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. Budaya keselamatan dinilai perlu dibangun secara konsisten melalui edukasi, pengawasan, kepatuhan terhadap prosedur serta keterlibatan aktif seluruh stakeholder.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas K3 oleh masing-masing perwakilan kontraktor, Project TMD dan Akkarena sebagai bentuk komitmen bersama dalam menerapkan prinsip keselamatan di lingkungan kerja.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh vendor dan kontraktor dapat menjadi bagian dari budaya K3 GMTD. Keselamatan bukan sekadar aturan, tetapi merupakan kebiasaan dan komitmen bersama yang harus diterapkan dalam setiap pekerjaan,” tambah Jemmy.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diskusi. GMTD juga memberikan souvenir kepada peserta yang berhasil menjawab kuis seputar K3.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sosialisasi dan praktik penggunaan APAR. Materi ini diberikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi potensi kondisi darurat, khususnya risiko kebakaran di lingkungan kerja.
Dengan mengusung semangat “Safety First”, GMTD bersama para vendor, kontraktor dan seluruh stakeholder berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran serta penerapan K3. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan nyaman sekaligus mendukung tercapainya kinerja perusahaan secara berkelanjutan. (*)





