Gamasi, MAKASSAR – SMA Islam Athirah Bone kembali menorehkan prestasi di bidang akademik. Dua peserta didiknya, Miftzal Zaqfarani Yusuf dari kelas XII Al Wajid dan Muhammad Ghifari Al Davi dari kelas XII Al Haadi, berhasil meraih Juara 2 Lomba Matematika pada Ajang Kreativitas Matematika (Aritmatika) 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh HMJ Pendidikan Matematika UIN Alauddin Makassar tersebut berlangsung pada 3–4 Oktober 2026 di UIN Alauddin Makassar. Ajang ini diikuti pelajar tingkat SMA/SMK dari wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang menunjukkan kemampuan berpikir logis, ketepatan dan kecepatan dalam menyelesaikan soal, serta penguasaan konsep matematika melalui sejumlah tahapan perlombaan.
Prestasi SMA Islam Athirah Bone tahun ini semakin membanggakan karena sekolah tersebut berhasil meloloskan tiga tim perwakilan rayon untuk melanjutkan kompetisi ke tahap final di Makassar. Dari tiga tim yang berlaga, satu tim yang diperkuat Miftzal dan Ghifari berhasil mengamankan posisi kedua.
Pembimbing tim, Fitriani, S.Pd., Gr., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, Aritmatika merupakan ajang tahunan yang telah beberapa kali diikuti SMA Islam Athirah Bone dan menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan akademik.
“Alhamdulillah, ini merupakan ajang tahunan yang beberapa tahun terakhir aktif kami ikuti. Tahun ini kami berhasil meloloskan tiga tim perwakilan rayon untuk lanjut ke tahap final di Makassar. Satu tim berhasil menyabet Juara 2. Semoga ke depan torehan prestasinya lebih baik lagi dengan usaha belajar yang lebih giat,” ungkap Fitriani.
Sempat Tertinggal, Bangkit di Babak Rebutan
Perjalanan tim SMA Islam Athirah Bone menuju podium juara berlangsung penuh persaingan. Muhammad Ghifari Al Davi mengungkapkan, persaingan sejak babak penyisihan hingga final berlangsung ketat, terutama saat berhadapan dengan tim dari SMA Cerdas Bangsa.
Tim Athirah Bone sempat tertinggal setelah melewati babak wajib dan tender waktu. Kondisi tersebut membuat posisi mereka berada di peringkat ketiga atau keempat. Namun, situasi itu justru menjadi pemacu semangat untuk mengejar ketertinggalan pada babak berikutnya.
“Lomba ini akan menjadi salah satu lomba yang memorable bagi saya. Dari penyisihan sampai final, kami dan SMA Cerdas Bangsa terus bersaing memperebutkan peringkat pertama. Kami sempat tertinggal, tetapi hal itu membuat kami semakin semangat pada babak rebutan,” tutur Ghifari.
Pada babak rebutan, tim SMA Islam Athirah Bone mulai memperkecil selisih poin dengan pesaingnya. Sejumlah soal berhasil dijawab dengan baik sehingga persaingan semakin ketat hingga menjelang soal terakhir.
Saat itu, tim Athirah Bone hanya terpaut sekitar 50 poin dari pesaing terdekat. Soal terakhir pun menjadi penentu posisi juara. Namun, SMA Cerdas Bangsa lebih dahulu memberikan jawaban yang benar sehingga tim SMA Islam Athirah Bone harus puas menempati posisi kedua.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, Ghifari tetap menganggap capaian tersebut sebagai pengalaman berharga.
“Not bad, karena ini merupakan salah satu final tersengit yang pernah saya ikuti. Kami sudah berusaha mengejar sampai soal terakhir,” tambahnya.
Capaian Juara 2 Aritmatika 2026 tersebut menambah deretan prestasi akademik SMA Islam Athirah Bone. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa kerja keras, ketekunan belajar, kemampuan berpikir logis, dan kekompakan tim dapat menghasilkan capaian yang membanggakan.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik SMA Islam Athirah Bone untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan akademik, serta berani berkompetisi pada berbagai ajang di tingkat regional maupun nasional.





