Gamasi, Makassar – BKKBN Kantor Perwakilan Sulsel menggelar konferensi pers bersama Forum Koordinasi Jurnalis, terkait pelaksanaan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting tahun 2023, kamis (28/12/2023) di kantor BKKBN Sulsel Jl Ap Pettarani Makassar.
Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Utama BKKBN Pusat, Tavip Agus Rayanto.
Dalam penyampaiannya, pihaknya menargetkan penurunan angka stunting secara nasional di angka 14 persen.
Saat ini, katanya, Sulsel tidak masuk 12 provinsi prioritas penanganan stunting dikarenakan prevalensinya berada ditengah, “Angka Stunting di Sulsel berada di 27,2 persen, ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu yakni 0,2 persen, ” Jelasnya.
Saat ini ada 12 provinsi prioritas penanganan stunting, ada lima provinsi yang jumlah penduduknya padat, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Sumatera Utara, namun angka stuntingnya tidak tinggi.
“Sementara ada tujuh provinsi yang penduduknya tidak terlalu banyak namun presentase stuntingnya besar, yakni NTT, NTB, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Aceh,”ungkap Tavip. (*)





