GAMASIFM, MAKASSAR – Batara Cinema kembali meramaikan bursa film pendek dengan menghadirkan hasil karya sineas Makassar berjudul “Luka Cinta Sang Poppo”.

Sutradara film, Wandi Daeng Kulle menjelaskan bahwa ini merupakan karyanya yang ke-11. Film ini mengangkat kisah sosok mistis yakni Poppo. Menurut kepercayaan orang di tanah bugis poppo sejenis siluman perempuan yang bisa terbang. Kisah dalam film ini juga dibumbui percintaan.
“Tantangan di film ini karena kita bersinggungan dengan dunia lain yang mau tidak mau harus dihadapi, apalagi karena syutingnya di Kabupaten Pinrang yang secara history memang Poppo itu ada disana dan jadi bagian dari masyarakat sana, ” ujar Wandi, minggu (7/11/2021).
Film yang bisa disaksikan di kanal youtube dan bersetting di Makassar, Pare-pare dan Pinrang ini, Proses syutingnya dilakukan kurang lebih 2 Minggu dengan editing dikerjakan selama 1 bulan.
“Animo masyarakat cukup tinggi itulah yang kemudian tumbuh menjadi semangat, koordinasi yang dibangun berdasarkan kesamaan visi untuk melahirkan film yang betul betul dibuat dari kerja keras mereka, Alhamdulillah di setiap daerah kami disambut dengan spirit yang menyala nyala dari mereka untuk menyelesaikan film, ” jelasnya.
Untuk memperkenalkan film ini, Batara Cinema menggelar nonton bareng (nobar)di jalan Bau Mangga 1 Nomor 4 Makassar, minggu malam (7/11/2021), mulai pukul 20.00 Wita.
Kegiatan nobar ini dirangkaikan dengan silaturahmi dan syukuran Karya yang ke-11 Batara Cinema, yang menghadirkan ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Sulawesi Selatan, Syahriar Tato, penyanyi daerah, seniman dan Youtuber Makassar.
“Alhamdulillah, Harapan saya telah tercapai karena saya menargetkan film ini hanya 10 ribu tayangan, karena hanya film YouTube di daerah saja, tetapi ternyata baru 2 hari diupload sudah memperoleh 20 Ribuan tayangan,” pungkas Wandi, sutradara yang memiliki ciri khas rambut gondrong berkacamata ini.(*)





