GAMASI.COM, MAKASSAR –
Bank Indonesia (BI) melakukan sejumlah program pengembangan UMKM kopi di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia.
Dalam acara Media Gathering Bank Indonesia KPw Sulsel, jurnalis diajak memgunjungi salah satu sentra UMKM binaan BI di Malino Gowa yakni Kopi Luwak Malino, sabtu (12/12/2020).
Kepala Divisi Implementasi Kajian Ekonomi Keuangan Daerah Bank Indonesia Sulsel, Edwin Permadi memgatakan, Kopi Luwak Malino punya potensi ekspor. Ini peluang menjanjikan bagi UMKM.
“Sejak dibina oleh Bank Indonesia, Kopi Luwak Malino kini tak hanya dipasarkan di Indonesia tapi juga hingga ke luar negeri. Diantaranya yaitu ke Singapura, Hongkong hingga Taiwan, ” Jelas Edwin.
Kopi Luwak Malino merupakan usaha milik drg Danny Permadi MSc yang tergabung dalam binaan BI sejak lima tahun lalu.
Luwak yang dimiliki Danny sudah ada 40 ekor. Sebanyak 17 ekor di antaranya kelas jumbo. Bisa memproduksi kopi 5 kilogram sehari.
Salah seorang barista Kopi luwak Malino, Muhammad Sain, yang ditemui di sentra UKM tersebut, menjelaskan bahwa BI telah memberikan berbagai bantuan baik dalam peningkatan kualitas maupun promosi. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah juga sangat besar.
Sambil melihat kepiawaian Sain mengolah biji kopi luwak tersebut menjadi minuman yang nikmat, jurnalis yang melakukan kunjungan juga berkesempatan menikmati suguhan kopi luwak yang sudah mendunia. (*)









