Radiogamasi.com, Makassar – BKKBN Perwakilan Sulsel menggelar review Program Bangga Kencana tahun 2021.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Andi Rita Mariani menjelaskan, Kegiatan Review Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) merupakan kegiatan rutin tahunan, yang dilaksanakan dengan tujuan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan Program Bangga Kencana serta menyusun rencana strategi akselarasi dalam pencapaian program pada Triwulan III dan IV.
“Tahun ini dalam review program Bangga Kencana, kami mengusung tema Optimalisasi Hasil Pendataan Keluarga 2021 Dalam Percepatan Penurunan Stunting. Untuk kegiatannya sendiri dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 21 – 22 September 2021, ini diikuti sebanyak 55 orang, terdiri dari Kepala OPD KB Kabupaten/Kota, Koordinator, Sub Koordinator dan Pejabat Fungsional Tertentu Lingkup Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, “jelas Andi Rita dalam konferensi Pers di Kantor BKKBN Sulsel, Kamis (23/9/2021).
Disebutkan, berdasarkan Hasil Laporan Rutin BKKBN pada bulan Agustus 2021 tercatat adanya jumlah peserta KB Baru sebesar 97.692 akseptor atau 50.86% dari target sebesar 192.071 akseptor.
Adapun kabupaten/kota dengan capaian tertinggi Peserta KB Baru adalah Kota Palopo, Makassar dan Barru. Sementara itu, Jumlah Peserta KB Aktif sebesar 977.487 akseptor atau 113.51% dari PPM sebesar 861.133 total PUS.
Pada aspek pembangunan keluarga, BKKBN telah mengembangkan berbagai kegiatan-kegiatan pembinaan yang ada di kelompok-kelompok kegiatan seperti Bina Keluarga Balita, Remaja, Lansia, Kelompok UPPKS.
Dalam laporannya, Andi Rita menyebutkan, upaya penanggulangan stunting di masyarakat juga secara intensif dilakukan melalui kegiatan sosialisasi 1000 HPK dari 101.811 target KK yang mendapatkan mendapatkan informasi 1000 HPK sampai dengan Agustus sudah mencapai 77.917 Kepala Keluarga, Pembinaan PKBR sudah dilaksanakan 1.357 kelompok dari target 1.623 (83.6%), serta penguatan pelayanan ramah lansia di 751 Kelompok BKL sampai dengan Agustus sudah dilakukan di 658 kelompok (87.6%)
“Pendataan Keluarga 2021 telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, Adapun jumlah KK yang berhasil didata yaitu 2.166.631 Kepala Keluarga dari target 2.340.658 KK. Saat ini hasil pendataan keluarga sementara proses verifikasi data ditingkat pusat dan kiranya dapat segera rilis untuk kebutuhan pelaksanaan program dilapangan, ” sebut Rita.
Terkait Capaian Sampai dengan Tahun 2020, di Sulawesi Selatan telah dicanangkan sebanyak 644 Kampung KB, 295 diantaranya telah memiliki Rumah Data Kependudukan. Selain itu untuk menunjang pembangunan yang berwawasan kependudukan juga telah dibentuk 46 Sekolah Siaga Kependudukan dan Pojok Kependudukan di 24 Kabupaten kota.
Menariknya, prestasi cukup banyak telah ditorehkan oleh BKKBN Sulsel, rentang waktu 2020 – 2021. Diantaranya, Juara 1 Apresiasi Budaya Nusantara se-Indonesia, Juara 2 Duta genre putra se-Indonesia dengan wakilbdari Barru, Juara 2 Tiktok Challenge se-Indonesia, Terbaik ke-2 sebagai Satker pengelola IKPA teebaik dari Kanwil Dirjen Perbendaharaan Negara Sulsel, peringkat ke-3 Nasional capaian 100 % KK yang terdata hingga Mei 2021.
Ditambahkan, Kegiatan prioritas yang dilaksanakan di pada Tahun 2021, diantaranya adalah Pendataan Keluarga yang dimulai pada bulan April s/d 31 Mei 2021, Sistem Informasi Keluarga (SIGA), Sosialisasi program Bangga Kencana bersama mitra, Program Kampung KB dan Penanganan penurunan Stunting. (*)





