Gamasifm, Makassar – Zainuddin, warga Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu—sekitaran 20 Km dari Kota Benteng—ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar, bangga dengan langkah cepat dan tepat dari jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.
Kebanggaan Zainuddin karena, dua komisioner, kepala bidang II, kepala Lembaga Layanan BAZNAS (LAB), dan tiga staf menjenguk istrinya yang terbaring di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Perintis Kemerdekaan Makassar.
Kedatangan lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar Kota Makassar ini untuk membantu keringanan biaya yang berhubungan dengan kesehatan Habo Intang-istrinya yang akan operasi penyakit Kista di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.
“Sangat luar biasa BAZNAS Kota Makassar. Saya sangat salut dan bangga, karena langkah cepat dan tepat yang mereka lakukan benar benar menyentuh saya dan keluarga. Hari ini, sekalipun saya lelah mengurusi istri yang sakit, tetapi rasa lelah itu berubah menjadi senang, karena tiba tiba BAZNAS datang langsung ke rumah sakit ini. Sekali lagi, saya salut,” ujar Zainuddin.
Menjawab pertanyaan mengapa ayah dua orang anak—satu kuliah di Fakultas Olahraga Universitas Negeri Makassar (UNM) yang menikah tahun 1990 menyampaikan permintaan bantuan ke BAZNAS Kota Makassar, dan bukan ke Dinas Sosial, Pemda, atau ke BAZNAS lainnya, petani di kabupaten yang dipimpin M.Basli Ali dan Saiful Arif ini mengaku, setelah membawa sang pujaan hatinya yang lahir di Bontoala pada 15 Desember 1974 ini ke Makassar, dua pekan lalu untuk operasi kista dan biaya mulai menipis, ia kemudian mencari informasi melalui media online.
“Karena butuh biaya, saya kemudian cari informasi melalui Hp. Ternyata saya lihat begitu banyak berita BAZNAS Kota Makassar di media sosial, yang membantu kaum dhuafa. Saya langsung ke kantor BAZNAS hari Jumat (12/8) dan diterima sangat baik oleh staff. Dan hari ini (Selasa-16/8) mereka datang langsung ke rumah sakit ini melihat istri saya, sekaligus menyerahkan bantuan ini,” ujar anak sulung dari 4 bersaudara dan 1 orang anak angkat pasangan Misik Ali dan Saring,kelahiran 15 Januari 1970 ini.
Menyinggung bantuan BAZNAS Kota Makassar, Zainuddin mengatakan sangat bermanfaat. “Bantuan ini akan digunakan sebaik baiknya untuk keperluan biaya pengobatan dan lainnya. Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh jajaran BAZNAS Kota Makassar. Karena, bantuan ini sangat bermanfaat,” urainya.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong dikofirmasi usai penyerahan bantuan di Rumah Sakit Wahidin mengharapkan, pihak keluarga agar tidak melihat jumlah bantuan yang diberikan.
“Soal jumlah daya yang diberikan tidak perlu disebutkan. Yang penting, langkah cepat yang dilakukan BAZNAS membantu meringankan pasien paling utama. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para Muzakki yang telah mendonasikan bantuan mereka ke BAZNAS Kota Makassar. Donasi ini tentunya sangat membantu kaum dhuafa, dan mereka yang betul betul berhak menerima,” tutur ATM—sapaan akrab H.Ashar Tamanggong. (*)







