Penulis : Karmila
Gamasi, Makassar – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Makassar kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap hoaks yang kerap muncul di tengah kondisi sosial yang dinamis. Dalam talkshow di Radio Gamasi, Selasa (4/9/2025), bertema “Bijak Bermedsos, Antisipasi Provokasi”, relawan Mafindo Citra Rosalyn Anwar menegaskan bahwa informasi palsu dapat memicu keresahan hingga konflik jika tidak disaring dengan baik.
Menurut Citra, hoaks mudah menyebar ketika situasi sosial atau politik memanas. Faktor psikologis seperti bias konfirmasi, emosi, rendahnya literasi digital, serta manipulasi pihak tertentu menjadi penyebab utama. Teknologi dan algoritma media sosial pun mempercepat penyebaran isu bohong tanpa filter efektif.

Dalam talkshow berdurasi satu jam itu, Citra menjelaskan dampak hoaks, cara mengenalinya, serta langkah konkret agar masyarakat lebih kritis dan bijak bermedia. Ia juga memperkenalkan layanan Kalimasada, chatbot WhatsApp dengan nomor 085921600500 yang memudahkan warga memverifikasi informasi. Selain itu, Mafindo menyediakan aplikasi Hoax Buster Tools (HBT) untuk mengecek kebenaran suatu kabar.
Mafindo sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan yang fokus pada edukasi literasi digital dan menciptakan “imunitas” masyarakat terhadap informasi bohong. Kehadiran Mafindo di ruang publik diharapkan dapat membantu masyarakat Makassar lebih cerdas menyaring informasi, khususnya di tengah maraknya demonstrasi dan cepatnya arus berita melalui media sosial. (Mila)









