Gamasi, Makassar, 27 April 2026 — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Kick Off Program Pengembangan UMKM dan Pesantren REWAKO Tahun 2026 di Hotel Four Points Makassar, Senin (27/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Darmawan Bintang, serta peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan pesantren.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan kegiatan ini menjadi penanda dimulainya program strategis untuk mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, perikanan, peternakan, serta pesantren sebagai pilar pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
“Kick off ini terdiri atas UMKM REWAKO umum, UMKM REWAKO Petani, UMKM REWAKO Ekspor, Pesantren REWAKO, serta onboarding UMKM Go Digital,” ujar Rizki dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional dengan kontribusi sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap hingga 97 persen tenaga kerja. Namun, sektor UMKM masih menghadapi tantangan kapasitas produksi, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan digitalisasi.
Karena itu, menurut Rizki, diperlukan program pengembangan dan pendampingan secara menyeluruh (end-to-end) agar UMKM dapat naik kelas, lebih berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi UMKM serta sejalan dengan program pemerintah terkait pengembangan UMKM dan ketahanan pangan, Bank Indonesia Sulawesi Selatan kembali menginisiasi Program Pengembangan UMKM REWAKO,” katanya.
Program UMKM REWAKO merupakan singkatan dari Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat rantai nilai bisnis, serta memperluas akses pasar domestik dan global melalui optimalisasi ekspor dan ekosistem digital.
Sasaran program ini mencakup UMKM umum, kelompok tani, nelayan, peternak, hingga pesantren di Sulawesi Selatan.
Rizki menambahkan, UMKM REWAKO telah dilaksanakan sejak 2022 dan terus mengalami pengembangan setiap tahun guna menjawab dinamika kebutuhan pelaku usaha.
Pada 2026, program ini mencakup UMKM REWAKO umum, UMKM REWAKO Petani, dan UMKM REWAKO Ekspor dengan jumlah peserta masing-masing sebanyak 75 UMKM.
Dengan penyelenggaraan tahun ini, total UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan melalui program UMKM REWAKO secara kumulatif mencapai 517 UMKM. (*)





