Gamasi, Makassar – Politeknik Kesehatan Megarezky (Polimerz) resmi melaksanakan kegiatan Penyerahan dan Penerimaan Surat Keputusan (SK) Pejabat Struktural Periode 2026–2030 pada Sabtu (20/6/2026) di Meeting Room Polimerz, Makassar. Sebanyak 25 orang pejabat struktural menerima SK pengangkatan untuk mengemban amanah kepemimpinan di berbagai unit strategis di lingkungan Polimerz selama periode 2026–2030.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan tata kelola kelembagaan guna mendukung akselerasi transformasi pendidikan tinggi vokasi kesehatan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. Acara tersebut digelar seiring berakhirnya masa jabatan pejabat struktural periode 2022–2026 dan diterbitkannya Surat Keputusan Direktur tentang pengangkatan pejabat struktural baru untuk masa bakti 2026–2030.
Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pimpinan direktur, wakil direktur, ketua lembaga, kepala unit, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Polimerz. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan SK dari pejabat struktural periode sebelumnya kepada para pejabat yang baru menerima amanah. Momen ini tidak hanya menjadi simbol pergantian kepemimpinan, tetapi juga bentuk kesinambungan visi, program kerja, dan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan akademik.
Direktur Politeknik Kesehatan Megarezky, Dr. Hairuddin K., S.S., S.KM., M.Kes., menegaskan bahwa pengangkatan 25 pejabat struktural merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas tata kelola institusi.
“Penyerahan dan penerimaan SK pejabat struktural hari ini bukan sekadar pergantian jabatan administratif. Ini adalah proses estafet kepemimpinan yang membawa tanggung jawab besar untuk memastikan Polimerz terus tumbuh sebagai institusi pendidikan kesehatan yang unggul, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Kepercayaan yang diberikan kepada 25 pejabat struktural baru diharapkan mampu memperkuat sinergi kelembagaan dan menghadirkan kinerja yang berdampak nyata bagi kemajuan institusi,” ujar Hairuddin.
Menurutnya, periode kepemimpinan 2026–2030 akan menjadi fase penting bagi Polimerz dalam memperkuat budaya mutu, meningkatkan akreditasi institusi dan program studi, memperluas jejaring kemitraan nasional maupun internasional, serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan daya saing global.
Dr. Hairuddin menekankan bahwa transformasi kelembagaan tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen kampus.
“Kami berharap para pejabat struktural yang baru dapat membangun sinergi lintas unit kerja, memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, dan menghadirkan inovasi dalam setiap lini pelayanan. Tantangan pendidikan tinggi saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat struktural periode 2022–2026 yang telah berkontribusi dalam membangun fondasi kelembagaan Polimerz sejak awal berdirinya hingga mencapai berbagai capaian akademik dan kelembagaan.
“Keberhasilan yang diraih Polimerz selama ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Dedikasi dan kontribusi yang diberikan menjadi modal penting bagi kemajuan institusi ke depan,” tambahnya.
Kegiatan penyerahan dan penerimaan SK ini sekaligus menegaskan komitmen Polimerz dalam menerapkan prinsip good university governance, yakni tata kelola perguruan tinggi yang mengedepankan akuntabilitas, transparansi, efektivitas, dan profesionalisme. Dengan struktur organisasi yang semakin kuat melalui pengangkatan 25 pejabat struktural, Polimerz optimistis mampu menjawab tantangan pendidikan kesehatan di era transformasi digital dan globalisasi.
Sebagai perguruan tinggi vokasi kesehatan yang terus berkembang di Sulawesi Selatan, Polimerz berkomitmen menjadikan momentum pergantian pejabat struktural ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat pencapaian visi institusi menjadi kampus kesehatan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia kesehatan Indonesia.
Penyerahan dan penerimaan SK pejabat struktural periode 2026–2030 kepada 25 pejabat baru menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan di Polimerz, yang diharapkan mampu membawa institusi menuju tata kelola yang semakin kuat, mutu pendidikan yang semakin unggul, serta reputasi akademik yang semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional. (*)






