Dewan Kehormatan PSMTI Pusat A.M. Putranto Terima Anugerah Kehormatan Marga “THO” dari PSMTI Sulsel

Gamasi, Makassar – Dewan Kehormatan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat, Letnan Jenderal TNI (Purn.) A.M. Putranto menerima Anugerah Kehormatan Marga “THO” yang dianugerahkan oleh PSMTI Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat persatuan bangsa melalui semangat kebhinekaan.

Penganugerahan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa serta jajaran PT Pegadaian (Persero). Saat ini, A.M. Putranto juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pegadaian (Persero).

Turut hadir dalam acara tersebut Komisaris PT Pegadaian (Persero) Syamsulbahri, Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Andi Syam, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta, Ketua PSMTI Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Wakil Ketua Umum Koordinator Wilayah Pulau Sulawesi, Thiawudy Wikarso, Ketua PSMTI Makassar Johan Sumawi, Wakil Ketua Umum Departemen Kaderisasi, Pemuda dan Pengembangan Saiman Sutanto, serta jajaran pengurus PSMTI Sulsel.

Anugerah Kehormatan Marga “THO” diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran dan pengabdian Letjen TNI (Purn.) A.M. Putranto dalam membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat Tionghoa dengan seluruh elemen bangsa. Penghargaan ini juga menjadi wujud pengakuan atas komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Penyantun PSMTI Pusat Hasan Basri yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas PSMTI Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa penganugerahan tersebut memiliki makna yang lebih dari sekadar simbol penghormatan.

Menurutnya, Anugerah Kehormatan Marga “THO” menjadi lambang eratnya persaudaraan lintas budaya yang terus dijaga dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat. Momentum tersebut juga diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan, memperkokoh persatuan, serta membangun Indonesia yang harmonis di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

Melalui kegiatan tersebut, PSMTI kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan persaudaraan antaretnis serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, inklusif, dan berlandaskan semangat Bhinneka Tunggal Ika. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *