Gamasifm, Makassar – Kabid I BAZNAS Kota Makassar, H.Arifuddin menyerahkan bantuan ke warga korban musibah Angin puting beliung yang menerjang Kota Makassar, Desember 2021 lalu.

BAZNAS menyerahkan bantuan kembali kepada 58 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Bungaejaya, Kecamatan Bontoala. Kamis, 10 Pebruari 2022.
Penyerahan bantuan dilakukan Kepala Bidang (Kabid) I BAZNAS Kota Makassar, H.Arifuddin. Diterima Lurah Bungaejaya, Fitriani Jalal,SH.MM. Bantuan disaksikan para korban puting beliung itu berlansung di rumah Imam Bungaejaya.
Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, pada Jumat, 31 Desember lalu menyerahkan Rp 70 juta kepada korban di Jalan Kandea, dan Tinumbu. Bantuan uang tunai juga kepada Ponpes Darud Da’wah Wal Irsyad, Abdurrahman Ambo Dalle (DDI-AD) Galesong Baru, Jalan Yos Sudarso I Lorong 154B/10 Makassar. Termasuk Masjid Al Markaz Al Islami pada Jumat, 14 Januari 2022.
Di sela sela penyerahan bantuan, H.Arifuddin yang juga imam di Kelurahan Bungaejaya itu, juga menyampaikan salam Ketua BAZNAS Kota Makassar bersama seluruh jajarannya. Selaku imam di Bungaejaya, H.Arifuddin usai penyerahan bantuan, meminta masyarakat tetap waspada dalam musibah apapun. Termasuk didalamnya terpaan angin.
“Kita ketahui bersama, Allah adalah sang pengatur alam semesta, sekaligus zat yang agung,” tutur H.Arifuddin seraya mengutip terjemahan Al Qur’an surah Al Bakarah, 164 : Dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM Ashar Tamanggong mengemukakan, sekalipun bantuan yang diberikan kecil, namun lembaga pemerintah nonstruktural yang dipimpinnya sangat tulus meringankan derita korban.
“Sekalipun bantuan yang diberikan tak bernilai besar, namun perlu diingat, BAZNAS punya tanggungjawab moril terhadap korban puting beliung. BAZNAS selalu berada di tengah tengah masyarakat, baik dalam keadaan suka, maupun duka,” ujarnya.
ATM-sapaan akrab bungsu dari sepuluh bersaudara asal Takalar yang juga Ketua Lembaga Dakwah NU Kota Makassar ini menambahkan, bantuan dari kantor yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar itu bukan terakhir, melainkan akan berkelanjutan, setelah dilihat perkembangan di waktu mendatang.(*)




