Pertamina Hadirkan Energi Bersih untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga Cilacap

Gamasi, Cilacap – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Cilacap terus memperkuat komitmen dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui program Desa Energi Berdikari (DEB).

Program pemberdayaan masyarakat berbasis energi baru terbarukan (EBT) ini telah dikembangkan di sejumlah wilayah, di antaranya DEB Kalijaran di Kecamatan Maos, DEB Dusun Bondan di Kecamatan Kampung Laut, serta DEB Kelurahan Kutawaru di Kecamatan Cilacap Tengah.

Keberhasilan pengembangan program tersebut disampaikan Vice President Community Involvement & Development (CID) Pertamina Patra Niaga, Dian Hapsari Firasati, dalam rangkaian Pertamina Media Xpose (Pertamax) Journey 2026 bersama 60 awak media nasional di DEB Kalijaran, Kamis (10/9/2026).

Menurut Dian, program DEB merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina menghadirkan energi yang tidak hanya mendukung aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan.

“Melalui Desa Energi Berdikari, kami ingin memastikan bahwa pemanfaatan energi bersih dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan,” ujar Dian.

Salah satu implementasi DEB yang dikembangkan berada di Desa Kalijaran, Kecamatan Maos. Program ini berfokus pada pemberdayaan dan pendampingan petani melalui pemanfaatan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai inovasi pompa irigasi pertanian berbasis energi baru terbarukan.

PLTS di DEB Kalijaran berkapasitas 6,54 kilowatt peak (kWp). Pemanfaatan energi surya tersebut mampu menghasilkan penghematan biaya listrik hingga Rp45 juta, sekaligus mereduksi emisi karbon sebesar 8,98 ton CO₂e per tahun.

Tak hanya memberikan manfaat lingkungan, program ini juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat. Total pendapatan kelompok penerima manfaat dari program DEB Kalijaran mencapai sekitar Rp220 juta per tahun.

Dalam rangkaian kunjungan Pertamax Journey 2026, Pertamina bersama masyarakat juga melaksanakan panen raya jagung di DEB Kalijaran. Panen tersebut menjadi salah satu bukti nyata pemanfaatan energi bersih yang terintegrasi dengan aktivitas produktif masyarakat.

Energi Bersih Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

Program DEB lainnya dikembangkan di Dusun Bondan, Kecamatan Kampung Laut. Di wilayah ini, Pertamina mendorong pemanfaatan energi bersih untuk meningkatkan akses listrik sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pemanfaatan PLTS tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan, keagamaan, dan kegiatan ekonomi produktif.

PLTS di Bondan berkapasitas 16,2 kWp, dengan potensi penghematan biaya listrik mencapai Rp147 juta. Dari sisi lingkungan, program tersebut mampu memberikan kontribusi reduksi emisi karbon sebesar 22,23 ton CO₂e per tahun. Dari sisi ekonomi, pendapatan total kelompok penerima manfaat tercatat mencapai sekitar Rp12 juta per tahun.

Sementara itu, DEB di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan melalui pemanfaatan EBT untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemanfaatan PLTS di Kutawaru antara lain digunakan untuk mendukung operasional bank sampah dan pompa aerasi pada Kampoeng Kepiting. Di sini, PLTS berkapasitas 13 kWp, dengan penghematan biaya listrik mencapai sekitar Rp27,4 juta. Program tersebut juga menghasilkan reduksi emisi karbon sebesar 17,84 ton CO₂e per tahun.

Dari sisi ekonomi, dampaknya terlihat dari total pendapatan kelompok yang mencapai sekitar Rp958 juta per tahun.

Dian menambahkan, secara keseluruhan Pertamina saat ini memiliki 154 program Desa Energi Berdikari yang berjalan di berbagai wilayah Indonesia. “Program tersebut terdiri atas 95 DEB Ketahanan Pangan, 20 DEB Pesisir Modern, dan 39 DEB Wisata Energi,” imbuhnya.

Executive General Manager RU Cilacap Hermawan Budiantoro menambahkan, keberhasilan berbagai program DEB di wilayah Cilacap menjadi bukti komitmen Pertamina untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Selain menjalankan tugas utama menyediakan energi terbaik bagi negeri, Pertamina juga memiliki komitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan,” kata Hermawan.

Ditegaskan, pemanfaatan EBT melalui program DEB diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak berkelanjutan, baik terhadap ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, maupun kelestarian lingkungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *