Lebih 150 Peserta Hadiri Forum Ekonomi Syariah BI Sulsel

Gamasi, Makassar – Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan Forum Ekonomi Syariah bertema “Integrasi Ekosistem Halal: Sinergi Keuangan Sosial dan Komersial Syariah dalam Memperkuat Rantai Nilai Halal Nasional” pada Selasa (10/3/2026) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) yang bertujuan menjadi wadah diskusi, edukasi, serta peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah bagi masyarakat.

Forum tersebut menghadirkan dua pakar ekonomi syariah nasional sebagai narasumber. Pertama, Prof. Raditya Sukmana, S.E., M.A, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, yang menyoroti pentingnya pengelolaan wakaf secara profesional serta perluasan wakaf produktif agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Narasumber kedua, Prof. Dian Masyita, S.E., M.T., Ph.D, anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah, menekankan pentingnya peran strategis lembaga keuangan syariah dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah dalam memperkuat rantai nilai halal nasional.

Keduanya menegaskan bahwa sinergi antara instrumen keuangan sosial syariah seperti zakat dan wakaf dengan keuangan komersial syariah menjadi kunci dalam menciptakan rantai nilai halal nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Forum Ekonomi Syariah ini dihadiri lebih dari 150 peserta dari berbagai unsur pemangku kepentingan. Peserta berasal dari unsur Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga keuangan syariah, Halal Center, LAZNAS, pelaku usaha, pondok pesantren, hingga kalangan akademisi. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan tingginya komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan.

Selain forum tersebut, terdapat dua rangkaian Sharia Forum lainnya yang akan membahas topik strategis terkait ekonomi syariah. Kegiatan tersebut meliputi Workshop Pembiayaan Syariah bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BPD Sulselbar Syariah yang dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026) pukul 10.00 WITA, serta Sharia Halal Lifestyle Talk pada Kamis (12/3/2026) pukul 10.00 WITA.

Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) sendiri merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan dalam rangka Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mendorong pengembangan dan pertumbuhan ekonomi serta keuangan syariah. PESyar 2026 berlangsung sejak Februari hingga akhir Ramadan 1447 H dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan serta masyarakat.

Sejumlah kegiatan dalam PESyar antara lain Sharia Fair berupa pasar Ramadan dan pameran modest fashion, Sharia Championship melalui lomba dakwah dan desain modest wear, serta Sharia Halal Ecosystem melalui pendampingan sertifikasi Juru Sembelih Halal dan sertifikasi produk halal.

Ke depan, BI Sulsel berkomitmen untuk terus mendorong penguatan ekosistem halal secara terintegrasi dari hulu hingga hilir melalui penguatan literasi, peningkatan akses pembiayaan, serta pengembangan industri halal. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor riil sekaligus memperluas kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT